Artikel ini isinya ringkasan buku2 populer ttg perbedaan pria dan wanita =) Jgn cuma penasaran, baca aja.. Yang meringkas (jelas) bukan aku, tapi Dr Xavier Quentin.
1. Pria itu gua, wanita gramaphone
pria kalau sedang ada masalah, menyembunyikan diri seperti gua, sedangkan wanita banyak menggunakan kata-kata. Penelitian Brizendine di dalam bukunya The Female Brain membuktikan bahwa perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata perhari, sedangkan pria hanya 7.000 saja.
2. Pria seperti wafer, wanita seperti bakmi
kalau berpikir, pria senang mengotak-ngotakkan masalah. Dia menangani satu kotak dulu. Setelah selesai baru kotak berikutnya. Cara berpikir wanita bisa saling membelit seperti bakmi.
3. Pria seperti kerang, wanita seperti linggis
Begitu ada masalah pria langsung menarik diri seperti kerang yang menutup, sedangkan wanita senang mencongkelnya dengan pertanyaan yang kadang membuat pria semakin jengkel. Pria jika mempunyai masalah merasa lebih aman dan nyaman jika mengurung diri di kamar dan mencoba menyelesaikannya sendiri. Kebanggaannya adalah jika bisa mengatasi hal itu sendirian. Pria cenderung merasa gengsi meminta pertolongan wanita, meskipun istrinya sendiri. Sebaliknya wanita senang menceritakan masalahnya walaupun tidak diminta.
4. Pria seperti karet gelang, wanita seperti gelombang
Ketika masalah datang, pria bisa maju mundur seperti karet gelang. Dia bisa membaca situasi kapan harus maju dan kapan mundur kembali. Wanita seperti gelombang. Kalau sedang senang, emosinya langsung naik dan melakukan tindakan spektakuler. Namun begitu tersinggung, dia bisa menarik diri ke laut terdalam.
5. Pria seperti timba, wanita seperti sumur
ketika bercakap-cakap dengan orang lain, pria mencoba menarik keuntungan sebanyak mungkin dari teman bicaranya. Sedangkan wanita senang memberikan pandangan tanpa diminta. Itu sebabnya pria mendominasi kelas-kelas formal, informal, dan non formal. Wanita, sebaliknya, senang menjadi sumur kebijaksanaan yang bersedia memberikan ‘air kehidupan’ kepada setiap orang yang haus dan dahaga.
6. Pria seperti pahlawan, wanita seperti penyanyi
Hidup pria merasa sangat berharga kalau dia merasa dibutuhkan orang lain. Itulah sebabnya pria yang menganggur lebih mudah putus asa dibandingkan wanita yang menganggur. Sedangkan wanita, merasa dihargai dan dihormati kalau suaranya didengar. Seorang pria bisa marah besar kalau harga dirinya dilecehkan. Wanita bisa merasa menjadi ‘orang termalang di dunia’ jika suaranya tidak didengar.
7. Pria seperti superhero, wanita seperti supermodel
pria sangat bangga jika dia bisa menolong banyak orang, sedangkan wanita merasa sangat berbahagia jika setiap mata memandangnya dengn penuh kekaguman.
Hehehe….mungkin perumpamaan2 di atas ndak mutlak buat semua tipe pria-wanita. Tapi lumyanan asik dan lucu bacanya, hahahaha….
Buku-buku sumber ringkasannya: Single Men Are Like Waffless, Single WOmen are Like Spaghetti karya Bill&Pam Farrel; Female Brain karya Lounann Brizendine; Why Men Don’t Listen and WOmen Can’t Read Maps dan Why Men Can Only Do 1 Thing at One Time and Women Can’t Stop karya Allan&Barbara Pease; Men Are Clams WOmen Are Crowbars karya David Clarke.
20080411
PERUMPAMAAN PRIA DAN WANITA
Diposting oleh Editor